Asumsi
dasar yang bisa kita bangun, bahwa peradaban berasal dari kata adab yang
dalam pengertian ini mengandung pengertian tata krama, perilaku atau sopan
santun. Dengan demikian peradaban adalah segenap prilaku sopan santun dan tata
krama yang diwujudkan oleh umat Muslim dari waktu ke waktu baik dalam realitas
politik, ekonomi dan sosial lainnya.
Secara
harfiah peradaban Islam itu terjemahan dari bahasa Arab al-khadlarah
al-Islamiyah, atau al-madaniyah al Islamiyah[1]
atau al-tsaqofah al Islamiyah, yang sering juga diterjemahkan dengan
kebudayaan Islam. Dalam bahasa Inggris ini disebut culture, adapula yang
menyebutnya civilization. Di Indonesia, Arab dan Barat masih banyak yang
mensinonimkan antara peradaban dengan kebudayaan.
Disisi yang lain, akar kata madana lahir kata
benda tamaddun yang secara literal berarti peradaban (civilization) yang
berarti juga kota berlandaskan kebudayaan (city base culture) atau
kebudayaan kota (cultural of the city). Di kalangan penulis Arab,
sendiri.perkataan tamaddun digunakan-kalau tidak salah-untuk pertama kalinya
oleh Jurji Zaydan dalam sebuah judul buku Tarikh al-Tamaddun al-Islami
(Sejarah Peradaban Islam), terbit tahun 1902-1906. Sejak itu perkataan tamaddun digunakan secara luas
dikalangan umat islam.[2]
Di dunia Melayu tamaddun digunakan untuk
pengertian peradaban. Di Iran orang dengan sedikit berbeda menggunakan istilah
tamaddon dan madaniyat. Namun di Turki orang dengan menggunakan akar madinah
atau madana atau madaniyyah menggunakan istilah medeniyet dan medeniyeti.
Orang-orang Arab sendiri pada masa sekarang ini menggunakan kata hadharah untuk
peradaban, namun kata tersebut tidak banyak diterima umat Islam non-Arab yang
kebanyaan lebih menyukai istilah tamaddun. Di benua Indo-Pakistan tamaddun
digunakan hanya untuk pengetian kultur, sedangkan peradaban menggunakan istilah
tahdhib.
Kata peradaban sering kali dikaitkan dengan
kebudayaan, bahkan banyak penulis barat yang mengidentikan “kebudayaan” dan
“peradaban” islam. Sering kali peradaban islam dihubungkan dengan peradaban
Arab, meskipun sebenarnya antara Arab dan Islam tetap bisa dibedakan. Adapun
yang membedakan antara kebudayaan tersebut adalah dengan adanya peningkatan
peradaban pada masa jahiliyah yang berasal dari kebodohan. Hal ini pada
akhirnya berubah ketika Islam datang yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW di
Arab. Sehingga pada masanya kemudian islam berkembang menjadi suatu peradaban
yang menyatu dengan bangsa Arab, bahkan berkembang pesat kebagian belahan dunia
yang lainnya, Islam tidak hanya sekedar agama yang sempurna melainkan sumber
peradaban islam.Peradaban merupakan kebudayaan yang berhubungan dengan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang dimana kebudayaan tersebut tidak hanya
berpengaruh di daerah asalnya, tapi juga mempengaruhi daerah-daerah lain yang
menjadikan kebudayaan tersebut berkembang
Dengan
merujuk pada narasi diatas, maka dapat
dikonsepsikan bahwa Sejarah Peradaban Islam adalah gambaran produk aktivitas
kehidupan umat Islam pada masa lampau yang benar-benar terjadi dalam aspek
politik, ekonomi, dan tekhnologi yang bersumberkan pada nilai-nilai ajaran
Islam. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Peradaban Islam merupakan
identitas ummat Islam sejak masa lampu.
[1] Ahmad Syalaby, Tarikh al Islamiyah al hadzarah al islamiyah,(Kairo; …. cetakan ke
IV, 1978), 10
[2] Yusri Abdul Ghani Abdullah, Historiografi islam;dari klasik hingga
modern, (Yakarta;Rajagrafindo, 2004), VII - IX

0 Response to "Makna Peradaban Islam"
Posting Komentar
komentar anda sangat berharga bagi kami